Categories
Berita Opini

Amerika Kirim Tank ke Ukraina, Harga Emas Terbang!

BAGIKAN:
Ilustrasi harga emas yang menguat setelah Amerika dan Jerman mengirim tank mereka ke Ukraina.

Jakarta – Emas terus merangkak naik. Pada penutupan perdagangan Rabu (25/1/2023), emas ditutup di posisi $1.945,93 per troy ons, menguat 0,44%.

Emas juga masih menguat pada pagi hari ini. Pada perdagangan Kamis (26/1/2023) pukul 06:30 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 0,08% di posisi $1.947,49.

Penguatan tersebut memperpanjang tren emas menjadi empat hari. Dalam empat hari tersebut, emas sudah menguat 1,1%. Harga emas tersebut adalah yang tertinggi sejak akhir April 2022 atau sembilan bulan terakhir.

Penguatan emas ditopang oleh kembali memanasnya perang Rusia-Ukraina serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS).

Seperti diketahui, perang Rusia-Ukraina kembali memanas setelah AS dan Jerman mengirim tank-tank mereka ke Ukraina.

AS akan mengirimkan 31 tank Abrams untuk membantu Ukraina dalam perang melawan Rusia. Negeri Paman Sam mengikuti jejak Jerman yang mengambil langkah serupa dengan komitmen pengiriman tank Leopard.

Rusia langsung mengkritik keras pengiriman tank-tank tersebut dan berjanji akan menghancurkannya. Emas adalah aset aman yang akan dicari investor saat ada perkembangan geopolitik yang memanas.

Baca juga: Emas Diprediksi akan Segera Capai Level Tertinggi Baru

Menguatnya emas juga ditopang oleh melemahnya dolar AS. Indeks dolar melandai ke 101, 55 pada perdagangan kemarin. Level tersebut adalah yang terendah sejak Juni 2022.

Dolar AS melemah karena semakin kencangnya ekspektasi pasar mengenai kenaikan suku bunga di AS yang lebih moderat.

Pasar berekspektasi jika bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) hanya akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 31 Januari-1 Februari 2023.

Credit Suisse memperkirakan emas akan terus menguat ke depan. “Emas diperkirakan akan menguat hingga 78,6% dari titik terendahnya pada 2022” tutur Credit Suisse dikutip dari FX Street.

Seperti diketahui, harga emas terendah pada 2022 tercatat pada 21 September di posisi US$ 1.621,57 per troy ons.

Analis Kitco Metals, Jim Wyckoff, juga memperkirakan emas masih akan bergerak emas ke depan karena lingkungan yang mendukung.

Sumber: CNBC

BAGIKAN:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *