Categories
Opini

Cara dan Syarat Gadai Emas di Pegadaian

Gadai Emas di Pegadaian

Kadang kita dihadapkan pada situasi di mana tiba-tiba muncul kebutuhan mendesak atas dana cepat. Bagi kaum pebisnis, pastinya pernah mengalami pengurangan pemasukan sedangkan di satu sisi ada pembayaran mendesak yang harus dilakukan hari itu juga. Sedangkan bagi pekerja, mungkin mendapat musibah atau malah kena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Nah, beruntunglah bagi kalian yang selama ini menyisihkan sebagian pemasukan untuk diinvestasikan di emas baik dalam bentuk emas batangan ataupun perhiasan emas. Karena kalian dapat menggunakan simpanan emas itu untuk mengatasi sementara permasalahan ekonomi saat itu.

Tapi kamu jangan terburu-buru berpikir untuk menjual emas tersebut, karena masih ada pilihan lain yang mungkin bisa dipertimbangkan yaitu gadai emas.

Mengapa gadai emas lebih baik daripada menjual emas?
Yah paling tidak simpanan emas tersebut tetap menjadi hak milik kita selama masa gadai. Istilahnya, cuman dititipkan sementara.

Di mana bagusnya tempat untuk menggadai emas?
Ada banyak pilihan tempat yang aman untuk menggadai emas kita, seperti bank dan pegadaian. Perlu digarisbawahi bahwa jangan sekali-kali berhubungan dengan yang namanya rentenir atau lintah darat. Kalian mending langsung saja ke bank atau yang paling mudah itu ke kantor Pegadaian terdekat.

Jadi, rekomendasinya ke Pegadaian yah? Kenapa Pegadaian?
Pegadaian merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), jadi jelas sangat aman dan terpercaya. Lebih lanjut, kantor cabang Pegadaian dapat dengan mudah ditemukan di mana-mana karena sampai saat ini sudah berdiri sekitar 4.200-an kantor Pegadaian di seluruh Indonesia.

Trus, gimana sih konsep gadai emas itu?
Secara umum, konsep gadai emas di Pegadaian hampir sama seperti sewaktu kita hendak menggadaikan HP atau menggadaikan BPKB motor/mobil. Bedanya hanya di jaminan yang kita berikan ke Pegadaian itu dalam bentuk emas, baik itu berupa emas batangan atau perhiasan emas.

Berapa kira-kira nilai pinjaman yang bisa saya peroleh?
Untuk mengetahui nominal pinjaman yang bisa didapatkan, kamu cukup membawa jaminan emas kamu ke kantor Pegadaian terdekat dan nantinya akan ditaksir kira-kira berapa nilai pinjaman yang akan diberikan.

Contoh: Emas kamu ditaksir senilai Rp 10 juta. Nah plafon pinjaman yang diberikan adalah 92% – 95% dari nilai taksiran (sebutlah 92%). Jadinya, maksimum pinjaman yang bisa kamu dapatkan dari emas kamu adalah 92% x 10 juta = Rp 9,2 juta.

Berapa biaya atau bunga nya?
Bunga yang ditetapkan di Pegadaian disebut sebagai biaya sewa modal, dan ini salah satu yang paling murah dibandingkan tempat lainnya, yaitu mulai dari 0,75% per 15 hari.

Apakah ada biaya tambahan lain yang dikenakan?
Iya, ada biaya administrasi yang besarnya mulai dari Rp 2.000 sampai Rp 125.000 tergantung jumlah pinjaman yang diambil. Yang pasti makin besar jumlah pinjamannya, makin besar pula biaya administrasinya.

Contoh: Untuk pinjaman antara Rp 2,5 juta sampai 5 juta, biaya administrasinya hanya Rp 35.000 saja. Sedangkan untuk pinjaman Rp 5 juta sampai 10 juta akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 50.000. Demikian seterusnya.

Berapa lama jangka waktu untuk menggadai emas di Pegadaian?
Adapun jangka waktu (tenor) pinjaman adalah 4 bulan dan dapat diperpanjang hanya dengan membayar biasa sewa modal (bunga) saja.

Apakah ada denda apabila terlambat membayar cicilan atau pelunasan?
Tentu saja. Denda keterlambatan dihitung per hari dan nilainya 0,05% dari jumlah pinjaman. Jadi, pastikan untuk selalu membayar tepat waktu.

Bagaimana jika sudah jatuh tempo 4 bulan dan saya belum bisa menebus/melunasi pinjaman saya?
Sebaiknya datang ke kantor Pegadaian untuk memperpanjang masa gadai hingga empat bulan lagi, karena apabila sudah jatuh tempo 4 bulan dan kita tidak melunasi pinjaman atau memperpanjang masa gadai, maka pihak Pegadaian berhak untuk melelang atau menjual jaminan emas kita.

Bagaimana kalau seandainya emas saya tidak memiliki sertifikat?
Nah, ini yang menjadi syarat utama untuk gadai emas. Kamu wajib melampirkan surat-surat pendukung keaslian emas seperti sertifikat emas atau nota pembelian emas.

Ok, saya sudah mengerti semuanya dan tertarik untuk menggadai emas. Langkah apa yang harus saya lakukan selanjutnya?
Simpel saja. Kamu cukup datang ke kantor Pegadaian dengan membawa:

  1. Kartu identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Paspor)
  2. Emas batangan atau perhiasan emas sebagai barang jaminan
  3. Sertifikat emas atau nota pembelian emas

Setelah semua syarat dipenuhi, kamu siap menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK) dan menerima uang pinjaman secara tunai. Mudah bukan?

Jika di kemudian hari saya sudah memiliki uang untuk menebus emas yang digadaikan, apa yang harus saya lakukan?
Kamu dapat menebus emas kamu kapan saja atau pada saat jatuh tempo. Cukup datang membawa uang, kartu identitas dan Surat Bukti Kredit (SBK) ke kantor Pegadaian yang sama di mana kamu menitipkan emas. Setelah menyelesaikan semua administrasi, emas kamu akan dikembalikan pada hari itu juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *