Categories
Berita

Emas Diprediksi Menguat Menyusul Gelombang Baru Covid-19

Pada awal pekan di hari Senin 11 Mei 2020, harga emas dunia terpantau sempat menguat 5,35 poin ke level US$ 1.708.50 per troy ounce pada pukul 08:40 WIB. Adapun pergerakan emas dunia pada hari ini akan menguji level resisten di $1.715, sedangkan level support berada di $1.702.

Menurut Faisyal, analis Monex Investindo Futures, katalis penggerak emas untuk menguat dalam jangka waktu pendek adalah kabar terbaru yang datang dari China, Korea Selatan dan Jerman yang memperingatkan akan datangnya gelombang baru dari wabah COVID-19 / virus corona menyusul pelonggaran lockdown di berbagai wilayah/kota.

Di wilayah-wilayah yang dinyatakan sudah aman dan terkendali dari penyebaran virus corona mulai dibuka, di mana sekolah-sekolah sudah diizinkan beroperasi lagi seperti biasa dan perjalanan antar kota juga sudah boleh dilakukan.

Kabar terkini dari China melaporkan adanya satu kasus baru seseorang di kota Wuhan yang dinyatakan positif virus corona pada hari Minggu, 10 Mei 2020. Dan pada hari ini Senin, 11 Mei, ada tambahan lima kasus baru lagi di Wuhan, kota pertama kali virus corona ini muncul. Padahal kota Wuhan ini sudah tercatat berhasil melewati 32 hari tanpa adanya kasus baru virus corona.

Sementara itu, Korea Selatan dan Jerman juga melaporkan hal yang sama, di mana kedua negara tersebut mencatat peningkatan kasus baru virus corona dalam beberapa hari setelah kebijakan lockdown mulai dilonggarkan. Ini juga menjadi pelajaran bagi pemerintah di manapun bahwa pandemi Covid-19 ini belum bisa dinyatakan berakhir sampai benar-benar tuntas.

Seperti diketahui, dalam keadaan tidak menentu seperti pandemi COVID-19 ini, investor cenderung untuk mengalihkan asetnya ke instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) yakni emas. Apabila para investor berbondong-bondong memborong emas maka harga emas akan tentunya terdorong naik ke atas.

Khususnya kita yang berada di Indonesia, satu hal yang memegang peranan penting pada naik atau turunnya harga emas adalah kurs dolar Amerika Serikat. Dolar AS setidaknya harus tetap di levelnya atau naik agar harga emas dalam Rupiah ikut tercatat naik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *