Categories
Berita Opini

Emas Naik 22 Dolar, Terangkat oleh Melemahnya Dolar AS

BAGIKAN:
Melemahnya indeks Dolar AS menjadi faktor kenaikan harga emas hari ini

Jakarta – Emas naik tajam pada perdagangan Jumat (3/6) pagi WIB, terangkat oleh melemahnya dolar AS karena membaiknya sentimen risiko di pasar mendorong permintaan terhadap mata uang berisiko dan menekan greenback lebih rendah.

Kontrak emas untuk pengiriman Agustus melonjak $22,7 (+1,23%) dan ditutup di level $1.871,40 per ounce, memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut.

Indeks mata dolar AS, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, melemah 0,8 persen pada 101,78, dengan kecepatan untuk menghentikan kenaikan dua hari berturut-turut.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (2/6) bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran turun 11.000 menjadi 200.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 28 Mei. Angka ini lebih rendah dari perkiraan ekonom dan mencerminkan rekor PHK terendah serta pasar tenaga kerja terkuat dalam beberapa dekade.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur naik 0,3 persen pada April. Akan tetapi, angka ini turun dari kenaikan 1,8 persen yang tercatat pada Maret dan lebih rendah dari perkiraan para ekonom sebesar 0,6 persen.

Dalam pidatonya di Philadelphia Council for Business Economics pada Kamis (2/6/2022), Loretta Mester, Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, mengatakan Federal Reserve harus menunjukkan kekuatan dalam pertempurannya untuk mengendalikan inflasi. Dan itu bisa berarti laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat pada September jika inflasi gagal menjadi moderat.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 36 sen (+1,64%) menjadi $22,275 per ounce. Sementara platinum untuk pengiriman Juli naik $32 (+3,21%) menjadi $1.028,40 per ounce.

Sumber: Antara

BAGIKAN:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *