Categories
Berita

Emas Turun Hari Ini, Ada Apa?

HargaEmas.com – Kontrak emas berjangka bulan Agustus sempat diperdagangkan di level tertinggi $1.796 yang merupakan level tertinggi harga emas sejak tahun 2012. Tetapi itu hanya momen sesaat. Setelah itu, harga emas mulai bergerak turun tajam sebelum pembukaan perdagangan di New York semalam (Rabu, 24 Juni). Apa yang terjadi?

Pada saat perdagangan dibuka, emas bergerak naik lagi menuju level $1.784, dan itu pun juga hanya sesaat. Pada penutupan perdagangan Kamis 25 Juni pagi tadi emas berjangka turun $10 (0,56%) ke level $1.772 per ons.

Adapun katalis yang bermain kali ini adalah Indeks Dollar AS yang diperdagangkan 0,6 persen lebih tinggi dan saat ini berada di level 97.185. Jika kita mencermati penurunan emas berjangka sebesar 0,56% dan kenaikan Indeks Dollar AS sebesar 0,60% maka secara matematis emas terhitung masih naik tipis (0,04%) pada hari ini. Jadi penurunan yang terjadi dikarenakan penguatan Dollar AS.

Sementara itu, emas spot turun $6,20 pada perdagangan hari ini ke level $1.761. Di tengah permintaan tinggi atas emas sebagai safe haven, setidaknya pada hari ini kita melihat emas tidak berdaya menghadapi kekuatan Dollar AS.

Analis pun menilai penurunan emas kali ini diakibatkan aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan investor. Fundamental emas masih tetap bagus untuk melanjutkan penguatan yang sudah terbangun selama tiga bulan terakhir.

Satu-satunya aset di pasar keuangan yang naik hari ini adalah Dollar AS. Pasar saham AS kehilangan momentum dan anjlok hari ini. Dow Jones Industrial turun -2,72%. Demikian pula dengan S&P 500 yang juga turun -2,59% sedangkan Nasdaq Composite jatuh 2,2%.

Pasar saham saat ini berada di bawah tekanan lonjakan jumlah kasus baru infeksi virus corona atau yang oleh pengamat disebut sebagai datangnya gelombang kedua Covid-19. Lonjakan kasus ini ditakutkan akan berimbas pada lockdown di sejumlah wilayah.

Seperti yang diketahui, lockdown akan mengunci kembali bisnis-bisnis yang baru saja mulai dibuka. Dan ini sangat buruk dampaknya terhadap perekonomian global. Tetapi sebaliknya, hal ini justru menguntungkan posisi emas sebagai safe haven dikarenakan investor akan ramai-ramai beralih ke emas. Harga emas pun otomatis akan melambung tinggi jika hal itu terjadi.

Yang penting bagi emas saat ini adalah grafik teknis untuk emas masih sepenuhnya bullish, yang berarti ada potensi kenaikan harga ke level yang lebih tinggi dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *