Categories
Berita

Harga Emas Turun Lagi ke US$ 1.711 pada Selasa (30/3) Pagi

BAGIKAN:
Dalam dua hari ini harga emas sudah turun lebih dari 1 persen

Jakarta – Harga emas turun lagi setelah kemarin merosot tajam. Pada Selasa (30/3) pukul 06.55 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.711,81 per ons troi.

Harga emas ini melemah tipis 0,02% jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan kemarin. Tapi, dalam dua hari harga emas merosot 1,19% dari posisi US$ 1.732,52 per ons troi.

Harga emas kontrak Juni 2021 pun turun ke US$ 1.712 per ons troi pada pagi ini. Dalam dua hari, emas ini melemah 1,31%.

Baca juga: Harga Emas Turun Lagi Nih, Minat Borong?

Emas tergelincir lebih dari 1% ke level terendah lebih dari dua minggu pada hari Senin karena penguatan kurs dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan imbal hasil Treasury AS menekan daya tarik safe-haven ini. Harga emas juga tertekan oleh ekspektasi pemulihan ekonomi yang cepat di AS.

“Bulls pasar emas dan perak membutuhkan percikan fundamental,” kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff kepada Reuters. Dia menambahkan bahwa kebangkitan dolar AS dan peningkatan imbal hasil membatasi minat beli emas.

Indeks dolar menguat terhadap mata uang utama dunia. Penguatan dolar menyebabkan harga emas dalam mata uang lain menjadi lebih mahal. Pemulihan cepat ekonomi AS dengan jumlah vaksin yang meningkat dan pengumuman Presiden AS Joe Biden minggu ini menjadi pemberat jangka pendek untuk emas.

Biden akan merilis rincian tentang paket belanja infrastruktur yang bisa berkisar antara US$ 3 triliun dan US$ 4 triliun pada hari Rabu.

Imbal hasil yang lebih tinggi juga menantang status emas sebagai lindung nilai inflasi karena menjadi biaya peluang atau opportunity cost yang lebih tinggi untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan yield. Kemarin, yield US Treasury tenor 10 tahun kembali naik ke 1,714%, hanya sedikit di bawah level tertinggi terakhir pada 1,723% di 19 Maret lalu.

“Kami melihat hampir tidak ada ruang untuk harga yang secara nyata lebih tinggi sampai pertengahan tahun, meskipun emas seharusnya dapat memperoleh keuntungan yang signifikan pada paruh kedua tahun ini,” tulis analis Commerzbank dalam sebuah catatan.

Sumber: Kontan

BAGIKAN:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *