Categories
Berita

Harga Emas Turun Tipis Akibat Menguatnya Data Ekonomi AS

BAGIKAN:

Jakarta – Harga emas turun pada perdagangan akhir pekan (Sabtu, 1 Mei waktu Jakarta) dan menjadi pekan terburuk dalam sebulan ini.

Penurunan harga emas ini karena imbal hasil Treasury AS naik akibat data ekonomi yang kuat dan merusak daya tarik terhadap logam mulia. Sementara harga paladium keluar dari rekor tertinggi yang ditandai di sesi sebelumnya.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (1/5/2021), harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi $1.770,41 per ounce. Dalam sepekan, harga emas telah turun 0,3 persen. Sedangkan harga emas berjangka AS stabil di $1.767 per ounce.

Baca juga: Harga Emas Antam Kok Turun Saat Emas Dunia Lagi Naik?

Meskipun terjadi penurunan, harga emas batangan siap untuk kenaikan bulanan pertama pada tahun ini.

Data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS dipercepat pada kuartal I karena stimulus fiskal memicu belanja konsumen.

“Rangkaian data ekonomi AS yang kuat secara berturut-turut ini membebani emas,” kata Stephen Innes, Managing Partner di SPI Asset Management.

Dia menambahkan, orang lebih suka membukukan keuntungan pada akhir bulan setelah kenaikan yang layak dalam emas.

“Harga emas masih tetap dalam penawaran, itu tidak kuat saat ini, karena penyeimbangan kembali akhir bulan,” ungkap dia.

Tolok ukur imbal hasil Treasury AS 10-tahun melayang mendekati tertinggi dalam lebih dari dua minggu, meningkatkan biaya peluang untuk pemegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Awal pekan ini, The Fed menahan suku bunga dan program pembelian obligasi dengan stabil.

“Kekuatan berkelanjutan dalam data domestik akan mengarah pada perubahan bertahap dalam panduan Fed selama beberapa bulan mendatang,” kata analis UBS dalam sebuah catatan.

UBS memperkirakan harga emas batangan turun menjadi USD 1.600 per ons pada akhir tahun.

Sementara itu, harga Palladium naik 0,2 persen menjadi $2.958,19 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di $2.981,99 pada hari Kamis.

Harga palladium membukukan keuntungan mingguan dan bulanan ketiga berturut-turut juga.

Selain harga emas, harga perak turun 0,6 persen menjadi $25,92 per ons, meskipun siap untuk kenaikan bulanan lebih dari 6 persen, dan menjadi yang terbesar sejak Desember 2020 lalu. Sedangkan harga Platinum naik 0,3 persen menjadi $1.201,69.

Sumber: Liputan6

BAGIKAN:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *