Categories
Berita

Hati-hati! Harga Emas Dapat Turun karena Dua Hal Ini

HargaEmas.com – Tak dapat dipungkiri bahwa emas telah menjadi primadona di pasar keuangan pada tahun 2020 ini. Bagaimana tidak? Harga emas telah melakukan reli penguatan selama 10 minggu berturut-turut. Bahkan sejak akhir Juli lalu, emas tak henti-hentinya mencetak rekor baru hari demi hari.

Hal ini sebagian besar disebabkan oleh memburuknya hubungan geopolitik antara Amerika Serikat – China yang membuat investor berbondong-bondong beralih ke instrumen emas sebagai safe haven.

Emas berhasil menembus level $2.000 untuk pertama kalinya pekan lalu. Dan sepanjang tahun 2020 ini harga emas telah naik 30 persen. Hal ini menempatkan emas sebagai komoditas dengan performa terbaik.

Adapun kenaikan terkini emas terjadi setelah pemerintah AS memerintahkan penutupan Kantor Konsulat China di kota Houston. Pemerintah China pun tidak tinggal diam. Mereka membalas dengan tindakan serupa, yakni memerintahkan penutupan Kantor Konsulat AS di Chengdu.

Semakin memburuknya hubungan geopolitik antara dua negara ekonomi terbesar di dunia ini membuat harga emas terus melambung tinggi. Akan tetapi, analis memperingatkan bahwa ada dua faktor yang dapat memudarkan kemilau emas dan membuat harga emas jatuh di masa mendatang.

Pertama, pengembangan vaksin virus corona. Analis meyakini bahwa keberhasilan pengembangan vaksin virus corona berpotensi membalikkan faktor-faktor positif yang saat ini menjadi pendorong penguatan harga emas.

Apabila vaksin telah berhasil dikembangkan dan selanjutnya diproduksi massal pada akhir tahun 2020, tentunya hal ini akan mengurangi kebutuhan investor untuk memegang emas sebagai safe haven. Akibatnya, permintaan akan emas turun berarti harga juga pasti akan turun.

Kedua, pemilu di AS pada tanggal 3 November 2020. Sebuah badan peneliti di AS, Third Bridge Group, memprediksi harga emas akan anjlok di bawah $1.600 setelah pemilihan presiden AS berakhir di bulan November.

Seperti diketahui, Donald Trump akan berhadapan dengan Joe Biden pada pemilihan presiden AS. Pada banyak kesempatan, kandidat presiden Joe Biden berjanji akan mengubah banyak kebijakan kontroversial Trump apabila dirinya memenangi pilpres.

Analis menanggapi hal ini dengan positif. Di mana perubahan kebijakan kontroversial dinilai akan mengurangi faktor ketidakpastian di pasar keuangan. Lagi-lagi, pengurangan ketidakpastian akan mengurangi permintaan terhadap emas.

Sebagai penutup, emas diprediksi akan bergerak sideways menjelang pilpres November mendatang dikarenakan investor masih wait and see akan hasilnya.

1 reply on “Hati-hati! Harga Emas Dapat Turun karena Dua Hal Ini”

Longsorr. Emas turun 100 Dollar dalam semalam. 60 ribu Rupiah buat kita2. Menarik untuk pantau harga emas Antam hari ini. Hmmm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *