Categories
Berita Opini

Investasi Emas Jangka Pendek vs Jangka Panjang, Lebih Cuan yang Mana?

BAGIKAN:
Emas sebagai salah satu instrumen investasi

Jakarta – Investasi dilakukan untuk mendapatkan keuntungan. Salah satu instrumen investasi yang sudah dikenal sejak dahulu adalah investasi emas.

Berinvestasi emas dianggap memberikan keuntungan yang menjanjikan karena harga emas cenderung meningkat serta minim risiko sehingga cocok dimanfaatkan bagi para pemula dalam berinvestasi.

Berinvestasi emas juga bukanlah hal yang sulit dipahami, karena dapat dijual kapan pun saat harga naik.

Namun, lebih baik manakah ketika berinvestasi emas antara jangka pendek dengan jangka panjang sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimal?

Co-Founder & CMO IndoGold Indra Sjuriah mengatakan, ketika berinvestasi emas, harga emas bersifat fluktuatif karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat suku bunga dan kondisi perekonomian. Meskipun begitu, harga emas membutuhkan jangka waktu yang lama agar naik secara signifikan.

“Jadi ketika Anda berinvestasi emas, disarankan untuk jangka panjang minimal 5 tahun. Namun, saat terjadi resesi, seperti misalnya akibat pandemi saat ini, investasi emas semakin menguat,” ujarnya kepada Kompas.com, dikutip Minggu (25/4/2021).

Walaupun demikian, lanjut dia, menabung emas yang telah dilakukan dalam kurun waktu 2 tahun pun, sudah menghasilkan keuntungan yang terbilang besar.

Baca juga: 4 Kesalahan dalam Berinvestasi Emas yang Bikin Kamu Rugi

Dia pun menjelaskan, apabila ditengok kembali harga emas pada 10 tahun yang lalu, yakni di 2011, harga emas pernah menembus di angka Rp 500.000 per gram. Maka, kenaikan harga emas hingga baru-baru ini telah mencapai lebih dari 85 persen.

“Ini menunjukkan bahwa memang investasi emas cocok untuk digunakan pada kebutuhan jangka panjang, seperti misalnya dana pendidikan atau dana pensiun,” ucap dia.

Indra menambahkan bahwa dalam berinvestasi emas juga perlu menetapkan tujuan finansial yang ingin dicapai serta diverfisikasi aset. Portofolio investasi emas disarankan sekitar 10-20 persen dari portofolio investasi.

Sumber: Kompas

BAGIKAN:

One reply on “Investasi Emas Jangka Pendek vs Jangka Panjang, Lebih Cuan yang Mana?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *