Categories
Berita Opini

Kekhawatiran Kenaikan Inflasi Picu Naiknya Harga Emas Dunia

BAGIKAN:
Ilustrasi harga emas dunia

Jakarta – Harga emas dunia naik pada perdagangan hari, Rabu, setelah dolar AS melemah, karena kekhawatiran atas kenaikan inflasi dan masalah rantai pasok.

Mengutip CNBC, Kamis (21/10/2021) harga emas di pasar spot naik 0,9 persen menjadi USD1.785,25 per ounce, sedangkan emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Desember ditutup menguat 0,8 persen menjadi USD1.784,90 per ounce.

Dolar merosot, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang asing.

“Ada kekhawatiran global tentang apa yang terjadi dengan krisis pasokan dan kurangnya tindakan dari Federal Reserve. Sepertinya The Fed berada dalam kondisi yang sulit terkait inflasi,” kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

“Dengan masalah rantai pasokan dan inflasi, bagaimana saham akan terus mencapai level tertinggi yang baru?” tutur Haberkorn, sembari menambahkan bahwa ada pelarian menuju tempat yang aman ke emas yang akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan.

Gubernur The Fed Christopher Waller, Selasa, mengatakan jika inflasi terus meningkat pada kecepatan saat ini dalam beberapa bulan ke depan, pembuat kebijakan mungkin perlu mengadopsi “respons kebijakan yang lebih agresif” tahun depan.

Emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, meski pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah, meningkatkan opportunity cost untuk menahan logam kuning yang tidak memberikan bunga.

Juga mendorong emas, imbal hasil US Treasury 10-tahun menyusut setelah mencapai level tertinggi lima bulan di awal sesi.

Sumber: Suara

BAGIKAN:

One reply on “Kekhawatiran Kenaikan Inflasi Picu Naiknya Harga Emas Dunia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *