Categories
Berita

Saham Global Naik, Emas Dunia Tertekan

HargaEmas.com – Bursa saham di Amerika Serikat melalukan reli pada perdagangan Rabu waktu Indonesia (3/6/2020). Dan reli bukan hanya terjadi di bursa AS saja, bursa-bursa di Eropa dan Asia termasuk Indonesia juga kompak melakukan reli sejak awal pekan ini. Akibatnya, investor beramai-ramai mengalihkan asetnya dari emas ke saham karena saat ini saham memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibanding emas.

Pada akhir perdagangan Rabu pagi tadi, emas dunia ditutup di harga $1.726,40 di bawah tekanan dari pasar saham. Sebagai tambahan, indeks Dollar AS juga melemah hari ini dan mencapai titik terendahnya dalam 2,5 bulan terakhir. Anjloknya Dollar AS ini sebagai imbas kerusuhan yang terjadi di Amerika Serikat sehubungan dengan kematian George Floyd.

Melemahnya Dollar AS berarti penguatan terhadap mata uang lainnya termasuk Rupiah (kurs USD/IDR bergerak turun!). Berikut hasil pantauan HargaEmas.com terhadap pergerakan USD/IDR sejak awal bulan Juni:

Hari/JamUSDIDR
1 Juni 01:00 US$ 1Rp 14.739
1 Juni 02:00US$ 1Rp 14.651
1 Juni 09:00US$ 1Rp 14.568
2 Juni 10:30US$ 1Rp 14.490
2 Juni 23:50US$ 1Rp 14.395
3 Juni 07:30US$ 1Rp 14.399
3 Juni 10:00US$ 1Rp 14.220
Ada penurunan sebesar Rp 519 sejak 1 Juni

Sampai pada artikel ini ditulis, kurs kita berada pada Rp 14.220. Dan harga emas dunia pada waktu yang sama tercatat di angka $1.727 yang kalau kita konversikan harga per gram nya menjadi Rp 789.562/gr.

Mengambil sisi positif dari pergerakan harga emas yang melemah ini, inilah saat yang bagus untuk memantau kapan kita akan membeli emas sebagai investasi dikarenakan harga emas lagi jatuh atau kata orang lagi murah-murahnya.

Baca juga: Emas Dunia Naik + Kurs Turun = Harga Emas Turun!

2 replies on “Saham Global Naik, Emas Dunia Tertekan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *