Categories
Berita

Toko Emas di India Tawarkan Diskon Besar agar Masyarakat Mau Membeli Emas

HargaEmas.com – Tingginya volatilitas atas harga emas saat ini membuat permintaan terhadap emas fisik di India menurun. Akibatnya, toko emas di India sampai harus menawarkan diskon yang cukup tinggi, bahkan hingga $20 per ons, untuk memancing minat masyarakat India agar kembali membeli emas.

Seperti yang dikatakan Chanda Venkatesh, Direktur CapsGold, kepada Reuter, “Sejumlah besar emas yang kami impor dari Dubai telah tiba di India pekan lalu, dan semuanya telah melewati bea cukai. Akan tetapi, permintaan terhadap emas sangat rendah saat ini karena harga emas yang tidak stabil dalam beberapa pekan terakhir”.

Seperti yang sudah diketahui, harga emas naik liar dan menyentuh level tertingginya pada awal Agustus kemarin. Akan tetapi, risalah dari pertemuan kebijakan Bank Sentral AS menunjukkan bahwa The Fed khawatir akan ekonomi AS yang masih berada pada jalur ketidakpastian. Oleh karenanya, The Fed masih akan tetap mengucurkan paket stimulus moneter untuk mencegah anjloknya ekonomi AS akibat pandemi Covid-19.

Terlepas dari volatilitas harga emas saat ini, emas tercatat telah naik lebih dari 25 persen sepanjang tahun 2020 ini. Dan Bank Sentral AS, The Fed, sejauh ini telah mengucurkan paket stimulus besar-besaran dan bahkan memangkas suku bunga mendekati nol demi untuk memerangi krisis ekonomi. Hal ini membuat permintaan terhadap emas sebagai safe haven meningkat, karena emas dianggap sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Di sisi lain, Dollar AS bergelojak. Di mana hal ini membuat harga emas juga ikut bergejolak. Indeks Dollar AS naik 0,46 persen pada Jumat (28/8) di tengah data ekonomi AS yang kuat.

Perlu dicatat bahwa harga emas sangat sensitif terhadap pergerakan Dollar AS dan kebijakan moneter di AS. Banyak analis meyakini bahwa emas masih akan bergerak menguat untuk jangka menengah hingga panjang.

Hal ini mengingat kebijakan moneter yang diambil Bank Sentral AS sangat longgar. Dan aksi mencetak uang secara terus menerus diyakini akan menyebabkan inflasi tinggi di masa mendatang. Oleh karenanya, daya tarik emas sebagai aset safe haven akan terus meningkat. Imbas meningkatnya permintaan terhadap emas adalah harga emas akan bergerak naik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *